Thursday, June 21, 2012

Mari bertanya pada UI, UGM, ataupun ITB ?

Saya, situ, semua pasti sudah tau kalo UI (Unipersitas Indonesa), UGM (Unipersitas Gajah Mada), dan ITB (Intitut Teknologi Bandung) adalah beberapa contoh perguruan tinggi negeri tertua, terbesar, dan tercanggih di Indonesa. Sebagai perguruan tinggi yang menjadi tolak ukur pendidikan serta kercedasan negeri ini, tidak sedikit almamater yang dihasilkannya menempati posisi penting sebage pegawai pemerintahan (PNS / BUMN) bahkan ada yang sampe menjadi penasehat presiden, penasehat mentri atopun mentri itu sendiri. Jadi. Dengan kata laen, perguruan tinggi tersebut adalah pencetak homo sapiens-homo sapiens ‘penguasa’ negeri inih. Sampe disinih situh semua setuju dengan sayah?

Oke sekarang lanjut…

Jika meliat kondisi dilapangan yang terjadi. Kasus skandal korupsi, kolusi, maupun nepotisme yang terjadi banyak bermuara pada sektor pemerintahan. Baik di pemerintahan daerah atopun pemerintah pusat, dari yang berskala kecil sampe berjamaah. Bahkan dari berita yang tersembul, sampe detik ini, Indonesa belum juga lepas dari stigma negera terkorup diwilayah Asia maupun Dunia.

Nah. Sekarang saatnya maen korelasi sambung-sambungan…Jika dihubung-hubungkan antara paragrap pertama dengan kasus korupsi yang terjadi di sektor pemerintahan, perguruan tinggi-perguruan tinggi tersebut bisa ditanyai pertanggung jawabannya tentang alumnus yang sekarang ini duduk manis di kursi Pemerintahan. Sampe sejauh mana moralitas EQ maupun IQ sivitas akademika perguruan tinggi tersebut? Apa iya universitas sekelas UI, ITB, atopun UGM bisa diartikan sebage ladang pencetak bibit koruptor terbaek se-Indonesa?

Sebage catatan. Tidak semua alumni UI, UGM, maupun ITB adalah manusia seperti yang udah saya sangka diatas. Tapi jika ada yang ngamuk-ngamuk gak karuan karena ini, saya jadi curiga kalo anda adalah salah satu tersangka kasus korupsi yang bersikap anti korupsi tapi ternyata…, ah sayah ndak mau menuduh lebih lanjut. Silahkan bercermin pada diri anda sendiri, kalo gitu. ;-)

Tuesday, April 3, 2012

A little tortoises are found packaged as souvenir in China.. Suck...

On a commercial street in China, little tortoises are found packaged as souvenir!!! These little tortoises are still alive and swimming inside a herbal solution. The store owner says it can live for 1-3 months. 5 RMB a piece.

This is too cruel and unacceptable!!! God knows how many littles lives were slowly suffocated to silent death; their fate sealed in a bag!!!

Has the commercial world no more other ideas to make money!!!






 


Please help "Share" this. Hopefully some media or government will pick up this news and step in to stop this animal cruelty! Perhaps find the real victim and put an end to such uncivilized act.

Please help this littles lives. Small as they may be, they are still lives!!!!!!!!!!

Let us share this until the media pick this up!!!!!

On a commercial street in China, little tortoises are found packaged as souvenir!!! These little tortoises are still alive and swimming inside a herbal solution. The store owner says it can live for 1-3 months. 5 RMB a piece.

This is too cruel and unacceptable!!! God knows how many littles lives were slowly suffocated to silent death; their fate sealed in a bag!!!

Has the commercial world no more other ideas to make money!!!

Please help "Share" this. Hopefully some media or government will pick up this news and step in to stop this animal cruelty! Perhaps find the real victim and put an end to such uncivilized act.

Please help this littles lives. Small as they may be, they are still lives!!!!!!!!!!

Let us share this until the media pick this up!!!!!

On a commercial street in China, little tortoises are found packaged as souvenir!!! These little tortoises are still alive and swimming inside a herbal solution. The store owner says it can live for 1-3 months. 5 RMB a piece.

This is too cruel and unacceptable!!! God knows how many littles lives were slowly suffocated to silent death; their fate sealed in a bag!!!

Has the commercial world no more other ideas to make money!!!

Please help "Share" this. Hopefully some media or government will pick up this news and step in to stop this animal cruelty! Perhaps find the real victim and put an end to such uncivilized act.

Please help this littles lives. Small as they may be, they are still lives!!!!!!!!!!

Let us share this until the media pick this up!!!!!












Kasih Ibu sepanjang masa....

Ini adalah kisah nyata Pengorbanan Ibu selama Gempa Jepang.






Setelah Gempa telah mereda, ketika para penyelamat mencapai reruntuhan rumah seorang wanita muda, mereka melihat mayat-nya melalui celah-celah. Tapi wanita tersebut berpose begitu aneh, dia berlutut seperti seseorang yang menyembah; tubuhnya condong ke depan, dan dua tangan yang mendukung oleh suatu benda. Rumah roboh telah menimpa punggung dan kepalanya.

Dengan begitu banyak kesulitan, pemimpin tim penyelamat meletakkan tangannya melalui celah sempit di dinding untuk mencapai tubuh wanita itu. Dia berharap bahwa wanita ini bisa jadi masih hidup. Namun, tubuh dingin dan kaku menandakan bahwa wanita tsb pasti telah meninggal.

Pemimpin tim dan seluruh anggota tim lalu meninggalkan rumah ini dan akan mencari gedung yang runtuh berikutnya. Namun karena alasan tertentu, pemimpin tim terdorong untuk kembali ke rumah hancur dari wanita tadi. Pemimpin tim ini lalu berlutut lagi dan menggunakan kepalanya melalui celah-celah sempit untuk mencari sedikit ruang di bawah mayat wanita tersebut. Tiba-tiba, ia berteriak dengan gembira, "Anak kecil! Ada anak kecil!"

Lalu seluruh tim bekerja bersama-sama, dengan hati-hati mereka menyingkirkan tumpukan benda hancur di sekitar wanita yang sudah meninggal. Ada seorang anak kecil berusia 3 bulan terbungkus selimut bunga-bunga di bawah mayat ibunya. Jelas, wanita itu telah membuat pengorbanan untuk menyelamatkan anaknya. Ketika rumahnya jatuh, ia menggunakan tubuhnya untuk membuat penutup untuk melindungi anaknya. Anak itu masih tidur pulas ketika pemimpin tim mengangkatnya.

Para dokter datang cepat untuk mengevakuasi anak kecil itu. Setelah ia membuka selimut, ia melihat sebuah ponsel di dalam selimut. Ada pesan teks pada layar. Dikatakan, "Jika kamu dapat bertahan hidup, kamu harus ingat bahwa aku mencintaimu." Ponsel ini berkeliling dari satu tangan ke tangan yang lain pada tim itu. Setiap tubuh yang membaca pesan tersebut menangis. "Jika kamu dapat bertahan hidup, kamu harus ingat bahwa aku mencintaimu." Itu artinya cinta ibu untuk anaknya!

Come on.. Stop demonstration !!

YUUKK...! We stop demonstration

Saudara-saudaraku terkasih dan para sahabat hati. Yuuk... Kita berhenti berdemonstrasi, karena semua itu sangatlah melelahkan. Segala upaya tampaknya sia-sia saja dan hanya akan menebarkan gelisah di mana-mana. Masalah tak juga terurai dan malah kita menjadi tercerai-berai.

Apa yang kita gugatkan bukanlah masalah siapa-siapa tapi masalah kita bersama. Apa yang mengalaukan hati kita hari ini akan tetap datang di esok hari. Kalau hari ini kita tak sanggup membeli, mungkin esok sudah tidak ada sama sekali, karena minyak yang kita pakai untuk mengerakkan roda kehidupan bukanlah sebuah sumber kehidupan, melainkan jasad-jasad kematian yang terpendam dalam rentang kala di pusara bumi.

Saudara-saudaraku terkasih dan para sahabat hati. Tidakkah lebih baik kita berhenti sejenak dan berpikir untuk merubah prilaku hidup kita menjadi lebih cerdas dan lebih arif dengan berhemat. Tidakkah lebih baik kita berhenti sejenak dan berjalin tangan membangun karsa, memusatkan daya dan meninggikan upaya untuk menemukan sumber pengerak kehidupan pengganti yang lebih kekal, lebih bersih dan lebih beradab.
Mulailah dari hari ini karena waktu terus bergulir dan bila hari esok tiba kita tidak menjadi lebih menderita.